Advertisement
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Pengunjung

Hari ini41
Kemarin15
Minggu ini258
Bulan ini41
Total14391

(C) Fliesenstadt
Penelitian
Laporan UNESCO Mengenai Pendidikan Untuk Semua

Didalam laporan UNESCO 2005 mengenai Pendidikan Untuk Semua, anak usia dini terabaikan di separuh negara di dunia dan tidak memiliki program formal bagi anak dibawah 3 tahun. Walaupun di negara-negara maju akses untuk sekolah gratis selama dua tahun sebelum memulai pendidikan dasar, tetapi sebagian besar program  diselenggarakan oleh sektor publik.

 

Di dalam laporan disebutkan pula bahwa Indonesia merupakan negara terendah di ASEAN dengan angka partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baru sebesar 20%, ini masih lebih rendah dari Fhilipina (27%), bahkan negara yang baru saja merdeka Vietnam (43%), Thailand (86%) dan Malaysia (89%).  Human Development Index (HDI) Indonesia yang bearada diurutan 110/0,679  dari 177 negara juga lebih rendah diantara negara-negara ASEAN seperti Malaysia urutan 61/0,796; Thailand urutan 73/0,778; Filipina urutan 84/0,758 dan Vietnam urutan 108/0,704 semakin membuktikan bahwa pembangunan PAUD berbanding lurus dengan mutu dari sebuah negara yang terdiskripsikan dalam HDI.