Advertisement
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Pengunjung

Hari ini13
Kemarin15
Minggu ini230
Bulan ini13
Total14363

(C) Fliesenstadt
Standar Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal

ImageJakarta, Senin. Sebagai upaya memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak usia dini,  Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menyusun draf Standar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nonformal. Standar ini mencakup seluruh pelayanan anak usia dini sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, khusus untuk layanan PAUD Nonformal lebih memprioritaskan anak usia 0-4 tahun.

Direktur PAUD Depdiknas Gutama mengemukakan, sejak lama pemerintah dituntut oleh masyarakat untuk menyusun standar yang jelas. Selama ini, kata dia, kurikulum PAUD Nonformal pun belum ada, yang ada adalah acuan resmi dari Depdiknas, tetapi belum ada khusus yang dibuat karena standar nasionalnya belum ada. "Standar ini akan menjadi acuan kita,bukan standar yang maksimal tapi yang minimal," katanya pada Uji Publik Draf Standar PAUD Nonformal di Graha Depdiknas, Jakarta, Senin (24/03/2008) .

 

Hadir dalam acara Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dirjen PMPTK) Baedhowi, Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal (Dirjen PNFI) Ace Suryadi, Ketua BSNP Yunan Yusuf, dan para pengelola PAUD.

Gutama mengatakan, standar ini disusun bukan untukmenghambat potensi PAUD di masyarakat yang sedang tumbuh dan berkembang, tetapi justru memberikan peluang agar mereka bisa tumbuh berkembang dan akhirnya mencapai standar minimal yang diharapkan. "Jangan sampai ada anak yang tidak mendapatkan sentuhan pendidikan sejak anak usia dini," ujarnya.

Anggani Sudono, Koordinator Penyusunan Standar PAUD Nonformal menyampaikan, tujuan diselenggarakan uji publik Standar PAUD Nonformal adalah untuk memperoleh masukan yang sebanyak-banyaknya agar standar ini sesuai dengan kehendak semua. "Sekaligus menjadi payung semua kegiatan anak usia dini yang dilakukan oleh seluruh masyarakat di Indonesia," katanya.

Anggani mengatakan, anak usia dini apabila mendapatkan penanganan, pengasuhan, dan pendidikan sedini mungkin maka akan memberi dasar yang kuat untuk pendidikan selanjutnya. "Ini (PAUD) merupakan investasi dalam kehidupan selanjutnya. Standar PAUD akan diberlakukan di seluruh wilayah Indonesia," katanya.

Anggani menyebutkan, komponen standar pendidikan usia dini terdiri atas tingkat pencapaian perkembangan anak usia dini; pendidik dan tenaga kependidikan PAUD; program, isi, proses, dan penilaian PAUD; infrastruktur pendukung, sarana, dan prasarana, serta pengelolaan dan pembiayaan.

Endang Ekowarni, Ketua Tim Ad hoc Penyusunan Standar PAUD mengatakan, pada komponen pertama standar yang disusun yakni bukan standar kelulusan, tetapi menggunakan istilah tingkat pencapaian perkembangan anak usia dini dengan target setiap tahap harus dicapai anak dengan sehat, cerdas, dan ceria. "Jadi sehat dan cerdas menurut tahap perkembangannya, dan ceria juga sesuai dengan usianya. Pada akhirnya mereka akan siap untuk mengikuti pendidikan formal."***


Sumber: Pers Depdiknas

 
Komentar (5) >>
...
ditulis oleh anie, December 12, 2009

saya ingin tahu pengurus Fpaud jakarta & jakarta utara, apakah Fpaud sudah smapai ditingkat kotamadya?

FPaud
ditulis oleh HETY SOVIA, January 13, 2010

Yth. P.Damanhuri mohon disosialisasikan secara maksimal keberadaan FPaud lengkap dg Job Discription yang jelas jangan sampai tumpang tindih dg kegiatan Himpaudi .

Tenaga Pendidik PAUD
ditulis oleh Nurul iman maulana, April 18, 2010

Kami di Paud wilayah gunung putri bogor memiliki keterbatasan kompetensi tenaga pendidik paud, rata rata pendidik dan tenaga kependidikan adalah SLTA, dan hanya sedikit dari Diploma dan sarjana. Sebagus apapun BSNP menyusun standar kompetensi untuk paud norformal, saya kira akan sulit untuk diimplementasikkan di lapangan. Tantangan paud memang bukan hanya sekedar tenaga pendidik dan kependidikan namun dari sarana, persepsi masyarakat terhadap paud non formal, serta minimnya biaya oprasional. Namun demikian kami sangat menyambut akan diberlakukannya standar paud non formal.
Kepada yang memikiki kewenangan,... tolong perbesar dan perbanyak bantuan untuk paud non formal yang dalam kenyataannya amampu melayani masyarakat luas sampai dipelosok desa

...
ditulis oleh Wahyurini Putri Suherman, May 15, 2010

Mohon dikirim secepatnya persyaratan menjadi anggota FPAUDI.

salam sukses
ditulis oleh asep, June 04, 2010

hidup fpaudi terus kembangkan sayapmu hingga seantero negeri, selamatkan bangsa ini jangan tunda lagi paud adalah solusi bangsa dlm mencapai bangsa yg maju di masa mendatang. kita adalah generasi gagal jangan tularkan kpd anak kita.
kami didaerah menanti kedatanganmu tuk mewujudkan paud yang memasyarakat.

Tuliskan komentar Anda
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
busy
 
< Sebelumnya