Advertisement
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Pengunjung

Hari ini41
Kemarin15
Minggu ini258
Bulan ini41
Total14391

(C) Fliesenstadt
SAMBUTAN

Image
Dr. Damanhuri Rosadi
Pengembangan manusia yang utuh dimulai sejak anak dalam kandungan dan memasuki masa  keemasan atau “golden ages” pada usia 0 - 6 tahun. Masa keemasan ini ditandai oleh berkembangannya jumlah dan fungsi sel-sel saraf otak anak. Fungsionalisasli sel-sel saraf tersebut akan berjalan dengan optimal manakala ada upaya sinerji.


Pada masa keemasan (’golden age’) seorang anak terjadi transformasi yang luar biasa pada otak dan fisik, tetapi sekaligus masa rapuh. Oleh karena itu masa keemasan ini sangat penting bagi perkembangan intelektual, emosi dan sosial anak dimasa datang dengan memperhatikan dan menghargai keunikan setiap anak. Apabila masa keemasan ini sudah terlewati maka tidak dapat tergantikan.

Forum Pengembangan Anak Dini (PAUD) Indonesia sebagai wadah kerjasama antar lembaga/instansi, praktisi, akademisi, dan pemerhati anak usia dini akan selalu berusaha untuk berperan serta dalam pembangunan nasional. Peran serta  terutama dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan anak dalam rangka mendukung kebijakan dan strategi pengasuhan, perawatan yang mencakup perbaikan gizi dan pemerliharaan kesehatan, serta pendidikan anak usia dini demi terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, berahlak mulia dan terlindungi menyongsong masa depan yang gemilang.

Ketua Harian,
Dr. Damanhuri Rosadi

 

Komentar (4) >>
...
ditulis oleh rusdianto.ar, July 22, 2009

selamat atas keberdaan forom paud...
tidak ada kata2 terlambat bagi bangsa ini..integrasi semua kompenen tentunya saling mendukung satu sama lain
kita pahami malasah pendidikan tidaklah berdiri sendiri akan tetapi bersinergi dan berintegrasi dengan segenap kelembagaan.
perlu kiranya sosialisasi lebih mendalam terhadap program paud terutama di daerah...

"usia emas" penaganan "perunggu"?
ditulis oleh taufik ar, January 22, 2010

jangan sampai "usia emas" dikelola denga kualitas perunggu atau bahkan tembaga, berbagai persoalan masih harus diselesaikan oleh para pegiat PAUD untuk benar-benar mewujudkan generasi yang "keemasan". antara lain, perilaku "korup" dari aparatur negara/pemerintah, masyarakat yang awam tidak diberi pencerahan, tetapi malah dimanfaatkan oleh "orang-orang yg tidak bertanggung jawab", banyaknya lembaga PAUD utamanya PAUD non formal yang jauh dari berkelayakan, tenaga pendidik "guru" yang tidak memiliki kualifikasi sebagai pendidik, sarana-prasarana yang alakadarnya, serta pemahaman masyarakat tentang PAUD yang kurang serta gercarnya sosialisasi oleh pemerintah tentang PAUD telah memunculkan kekhawatiran "tercabutnya hak dan tanggung jawab ibu sebagai guru utama dan pertama bagi anak. Informasi yang kurang pas sering terjadi di lapangan bahwa para guru PAUD karena terlalu semangat memberikan himbaun kepada masyarakat sampai ada yang mewajibkan seluruh anak usia dini untuk masuk di lembaga PAUD... dst. persoalan masih banyak.., maaf..saya sama sekali belum pernah berkomentar, oleh karena itu mohon dimaklumi kalo bahasa dan kalimat saya ada yang kurang sopan

" honor pendidik PAUD memprihantikan "
ditulis oleh sihwadi, February 28, 2010

Setiap hari berangkat ke tempat kerja,pakai seragam bagus, memekai make-up, mendidik anak-anak orang lain yang tidak sedikit jumlahnya. Satu bulan menunggu gajian,...Rp. 60.000. Sungguh memprihatinkan nasib mereka. Kenapa pihak penyelenggara dan pemerintah cuma melihat kinerja mereka tanpa berfikir untuk memberi imbalan yang pantas ?

...
ditulis oleh iwan, May 17, 2010

maaf bisa minta perincian untuk biaya pendidikan di usia dini terimakasih

Tuliskan komentar Anda
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >